Blogroll

Postingan
Komentar

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Januari 2012

Monumen Afriani Susanti Disetujui Warga

Jakarta - Warga Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Iwan, menyetujui pembuatan monumen untuk mengenang sembilan korban tewas akibat ditabrak sebuah mobil yang dikendarai Afriani Susanti (29).

Lokasi monumen bisa dibuat di sekitar Mangga Besar, Jakarta Barat. Bangkai mobil yang sudah ringsek bisa ditaruh di area monumen untuk mengingat pengendara yang baru saja pulang dugem.

Di daerah Mangga Besar memang diketahui banyak klub atau tempat hiburan malam. Afriani dan teman-teman menelan pil ekstasi. Pulang dari dugem, mereka masih teler dan menabrak sembilan pejalan kaki di Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Minggu (22/1/2012) pagi.Jika pembuatan monumen dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lokasi yang tepat adalah di sekitar Mangga Besar untuk mengingatkan pengendara yang habis dugem agar tidak mabuk saat mengendarai mobil.

"Jika pun pendirian monumen itu ada dan akan dilakukan saya setuju sekali. Dengan monumen itu, orang akan tahu dan sadar, jadi dapat menghindari adanya korban lain," katanya.

Sementara itu, salah satu orang tua korban alm Buhari (16), Mulyadi menanggapi dingin mengenai isu pembangunan monumen. Ia menegaskan ada atau tidaknya monumen, pelaku tabrakan harus dihukum yang setimpal dan seberat-beratnya.

"Kalau mau bangun monumen silakan, tapi yang saya harapkan pelaku dihukum maksimal karena berapa orang yang meninggal akibat ulahnya," kata Mulyadi. [bar]

Sumber : inilah.com

Sabtu, 22 Oktober 2011

Misteri Kematian Gaddafi Mulai Terungkap


Jenazah Gaddafi, putranya Mottasim dan panglima militernya disimpan di ruang pendingin daging.

Sedikit demi sedikit saat-saat terakhir Kolonel Moammar Gaddafi mulai terungkap. Komandan pasukan yang menangkap sang kolonel mengungkapkan detik-detik terakhir kehidupan Gaddafi kepada BBC.

Omran al-Oweib, nama komandan itu, kepada BBC mengatakan Gaddafi yang sudah cedera diseret dari sebuah pipa saluran drainase tempatnya berlindung di Sirte.

Namun, baru berjalan sekitar 10 langkah, Gaddafi tersungkur akibat tertembak. Omran menyatakan sulit mengidentifikasi orang yang menembak Gaddafi hingga tewas.

"Saya tidak melihat siapa yang menembak atau senjata apa yang membunuh Gadaffi," kata Oweib dalam wawancara ekslusif dengan BBC.Oweib menambahkan sejak awal sejumlah pejuang berniat untuk membunuh Gaddafi namun dia berusaha untuk menjaga eks diktator Libia itu tetap hidup.

"Setelah Gaddafi rubuh, saya melarikannya ke rumah sakit di mana akhirnya dia dinyatakan meninggal dunia. Saya berusaha menyelamatkan nyawanya namun saya gagal," tambah Oweib.


Pertanyaan


Kematian Gaddafi hingga kini masih menyisakan banyak pertanyaan. Sebuah video amatir mengesankan Gaddafi diseret di sepanjang jalan kota Sirte.

Amerika Serikat bahkan meminta keterangan yang transparan dan terbuka atas kematian Gaddafi ini. Sementara Rusia menilai kematian Gaddafi masih menyisakan banyak pertanyaan.

Kematian Gaddafi ini juga disesalkan pemerintah sementara Libia yang menegaskan mereka menginginkan Gaddafi dalam keadaan hidup.

"Secara pribadi saya menginginkan Gaddafi hidup. Saya ingin mengetahui mengapa dia melakukan semua perbuatannya selama ini. Saya berharap menjadi penuntutnya dalam pengadilan," kata PM sementara Libia, Mahmoud Jibril kepada BBC.

Jibril menegaskan pemerintahannya menyetujui jika dunia internasional menginginkan penyelidikan terbuka selama pemakaman sesuai hukum Islam juga dihormati.

Sementara itu, hingga kini keputusan soal di mana dan kapan mendiang Moammar Gaddafi akan dimakamkan juga belum mencapai kata akhir.

Belum adanya kepastian ini membuat pemakaman Gaddafi tertunda. Selain itu belum diketahui apakah Gaddafi akan dimakamkan di Misrata, Sirte atau tempat lainnya.

Namun, sejumlah pejabat Dewan Transisi Nasional (NTC) menyatakan mereka menginginkan pemakaman Gaddafi dilakukan secara rahasia.

Kerahasiaan ini penting untuk menghindari agar makam Gaddafi tidak dijadikan tempat ziarah bagi para pengikutnya.
Pemilihan umum
Rakyat Libia merayakan tewasnya Gaddafi namun perjalanan mereka masih panjang.

Tewasnya Gaddafi tidak membuat perjuangan rakyat Libia menumbangkan pemerintahan otoriter selama tujuh bulan terakhir serta merta berakhir.

Setelah menyatakan kebebasan negerinya secara formal akhir pekan ini, langkah selanjutnya adalah menentukan pemimpin Libia melalui pemilihan umum Juni tahun depan.

"Berdasarkan apa yang kami sebut sebagai deklarasi konstitusional, pemilu pertama Libia yang bebas akan digelar dalam waktu paling lama delapan bulan lagi," kata Mahmoud Jibril dalam sebuah konferensi di Yordania.

"Kongres nasional Libia kini memiliki dua tugas yaitu merancang konstitusi melalui referendum dan tugas kedua adalah membentuk pemerintahan sementara hingga pemilihan presiden digelar," lanjut Jibril.


(bbc/bbc)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More